Jumat, 05 November 2010

Register, ROM, RAM

Memory Utama
Memory berfungsi untuk menyimpan data dan program.
Memory tidak dapat mempertahankan data dan program yang disimpan setelah sumber listrik dihentikan

Klasifikasi memory ada 3 :

A. Register
Diibaratkan sebagai main memory sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual.
Klasifikasi register :
1. Berdasarkan instruksi yang diolah
- Instruction Register (IR)
- Program Counter (PC)
2. Berdasarkan data yang diolah
- Operand register
- Accumulator

B. ROM (Read Only Memory)

ROM adalah memory yang dapat menyimpan data dan program secara permanen atau semi permanen. Fungsi ROM untuk Menempatkan Program Basic Input Output System (BIOS).
Read Only Memory hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa secara langsung mengisi sesuatu ke dalam ROM.
ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer.

Jenis ROM:
1. PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali.
2. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang.
3. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.


C. RAM ( Random Access Memory)

Adalah sebagai tempat penyimpanan sementara.
Di era komputer saat ini dikenal 2 buah jenis RAM, yaitu:

– DRAM (Dynamic RAM)
• RAM jenis ini menyimpan informasi dalam waktu yg singkat.
• Untuk mempertahankan informasi yang disimpannya, secara periodik RAM ini melakukan refresh isinya sehingga menyebabkan penalti terhadap kecepatannya. Akan tetapi harganya murah dan menkonsumsi sedikit tenaga listrik.
– SRAM (Statics RAM)
• RAM jenis ini secara otomatis mempertahankan isinya selama ada listrik atau tenaga untuk mempertahankannya, tanpa melakukan refresh terhadap isinya. Akan tetapi harganya mahal dan mengkonsumsi tenaga listrik yang lebih besar.

Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:
– Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.
– Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.
– Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.
– Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

Berbasis Chip :
1. Static RAM
Otomatis menyimpannya selama ada listrik.
2. Dynamic RAM
Penyimpanan sementara dan waktu singkat sehingga harus di refresh dulu dan daya listrik lebih banyak.
3. Non Volatile RAM
Ada listrik atau tidak tetap menyimpan.
4. Ferro Electric RAM
Teknologi elektrik / sinus.

Berbasis Card :
1. Extended Data Output RAM
2. Synchronus Dynamic RAM
3. Double Data Rate RAM
4. DDR Dual Channel RAM
5. Twister DDR Dual Channel RAM
6. SODIMM RAM


Sejarah Perkembangan RAM

1. RAM
Ditemukan oleh Robert Dennard th.1968, RAM membutuhkan tegangan 5V pada frekuensi 4.77MHz, dengan waktu access time 200ns.
2. DRAM
Diciptakan IBM th.1970, DRAM mempunyai frekuensi antara 4.77 MHz hingga 40.
3. FP RAM
Ditemukan th.1987, FP RAM bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Bekerja pada frekuensi 16 MHz hingga 66 MHz.
4. EDO RAM
Ditemukan th.1995, EDO RAM adalah penyempurna FP RAM. Bekerja pada frekuensi 33Mhz hingga 75MHz.
5. SDRAM PC66
Ditamukan pada peralihan th.1996 – 1997. Bekerja pada frekuensi 66MHz. SDRAM membutuhkan tegangan 3.3V dan mempunyai access time 10ns.
6. SDRAM PC100
Ditemukan pada peralihan th.1997 – 1998. Bekerja pada frekuensi 100MHz.
7. DR DRAM
Ditemukan th.1999. Bekerja pada frekuansi 800MHz, menggunakan tegangan sebesar 2.5V
Diciptakan IBM th.1970, DRAM mempunyai frekuensi antara 4.77 MHz hingga 40Mhz.
8. RD RAM PC 800
Ditemukan th.1999. membutuhkan tegangan 3.3V
9. SDRAM PC 133
Ditemukan th.1999. bekerja pada frekuensi 133MHz. access time sebesar 7.5ns.
10. SDRAM 150
Ditemukan th.2000. bekerja pada frekuensi 150MHz. Bekerja pada frekuensi 3.3V dan access time 7ns.
11. DDR SDRAM
Ditemukan th.2000. bekerja pada frekuensi 100 – 133MHz dan bekerja pada frekuensi 200-266MHz.
12. DDR RAM
Ditemukan th.1999.bekerja pada frekuensi 133MHz.
13. DDR2 RAM
membutuhakan tegangan 1.8V.
14. DDR3 RAM
Pada tahun 2007 akhir Intel mengembangkan memory dengan label DDR3, dengan pengunaan daya listrik 1,5Volt membuat memory jenis ini lebih memukau karena kecepatan membacanya sangat cepat dibanding beberapa memory hasil evolusi ram sebelumnya.

KESIMPULAN

Jika dicermati, perkembangan memori mengarah pada peningkatan kemampuan memori dalam mengalirkan data baik dari dan ke prosessor maupun perangkat lain. Baik itu peningkatan access time maupun lebar bandwidth memori.

Selain itu, peningkatan kapasitas memori juga berkembang. Jika dulu, dengan sistem 8088, memori 1MB dalam satu keping memori sudah sangat mencukupi, kini bahkan beberapa perusahaan membuat kapasitas memori sebesar 2GB dalam satu kepingnya.

Kegunaan RAM kini sangat di butuhkan sekali oleh komputer dengan spesifikais tinggi, untuk server website, seperti penggunakan RAM pada server situs website pondokiklan.com dimana menggunakan memory sebanyak 4 keping dengan ukuran 1GB, perkepingnya, jumlah ini akan terus bertambah sering waktu, dimana kebutuhkan akan akses ke server website tersebut makin di butuhkan ketika jumlah pengunjung meningkat.

http://ianbali.wordpress.com/2009/04/17/perkembangan-evolusi-ram/