CPU (Central Processing Unit) : otak system computer. Ada dua bagian fungsi operasional yaitu ALU (Arithmetic Logic Unit) sebagai pusat pengolah data, CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja computer dan register.
Di dalam CPU terdapat motherboard dimana semua komponen atau pusat dari cpu itu sendiri. CPU di bagi 2 bagian yaiutu Ata (slot ID)dan Sata (slot sata).
Hardisk adalahh menyimpan secara permanen (ROM). Prosesor di bagi menjadi dua yaitu PGA dan LGA. PGA dengan bentuk rata yang lebih kuno dari LGA, sedangkan LGA seprti terdapat jarum-jarum.
Monitor bagian dari hardware. Monitor mempunyai 3 jenis yaitu Tabung, LCD, dan LED.
·Tabung = catoda retube dengan 3 warna pokok yaitu merah, kuning, dan biru
·LCD = Liquid Crystal Display
·LED = Lamp Emiting Display dengan warna yang lebih banyak dari yang lain.
Main Memory
·Intinya untuk pengolahan ke CPU
·Data-data dari I/O devices.
I/O devices : perangakat untuk memmasukkan data dan mengeluarkan data.
·Semua data diolah di main memory
·Main memory ada 2 yaitu RAM dan ROM
External Memory
·Biasanya di luar processing devices
·Penyimpanan permanen
Data Bus : Jalur perpindahan data antar modul dalam system computer.
Address Bus : digunakan untuk menandakan lokasi sumber atau pun tujuan pada proses transfer data.
Control Bus : mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus.
Apa itu Motherboard ?
Motherboard (sering disebut juga dengan Mainboard) dapat diibaratkan sebuah kota yg berisi gedung-gedung, rumah, jalan-jalan raya, beserta infrastruktur lainnya. Jadi gambaran secara teknis, motherboard adalah sebuah "kota" sesungguhnya dari sistem komputer. Gedung-gedung dapat diibaratkan sebagai device (periferal), rumah sebagai kumpulan chipset dan jalan-jalan dapat diibaratkan sebagai sirkuit elektrik yang menghubungan setiap device tersebut. Power Supply yang memberikan energi yang 'menghidupkan' kota dapat diibaratkan sebagai pusat pembangkit listrik.
Secara nyata, motherboard pada dasarnya adalah sebuah kepingan papan electronic (PCB / Printed Circuit Board) yg berfungsi untuk menyediakan tempat (socket, slot & connector) bagi komponen-komponen tersebut, lalu mengatur dan mengkoordinir mereka agar dapat bekerjasama dengan baik. Komponen itu (atau bisa disebut sebagai periferal / device) seperti processor, memory, video card (VGA), device connector (printer, sacnner, monitor), dan sebagainya. Wadah tempat mereka diletakkan pada processor mempunya istilah tersendiri seperti socket, slot atau connector. Contoh : socket processor, slot PCI Card, slot memory (atau biasa disebut salah satu : SIMM, DIMM, RIMM), atau connector USB.
Dan seperti umumnya pada PCB, motherboard juga berisi jalur sirkuit elektrik yg menghubungkan setiap komponen tersebut. Sirkuit berfungsi menyediakan tempat untuk mentransfer sinyal & voltase (power). PCB sendiri terdiri dari beberapa lapisan (biasanya disebut layer), dan setiap layer berisi jalur sirkuit tersendiri, hingga setiap jalur yg rumit tidak perlu berhubungan jalur lain yg tidak terkait. Semakin banyak layer pada motherboard (biasanya 4 - 8 layer) maka akan semakin berkualitas, karena mengurangi adanya ganggungan interferensi.
Motherboard mendapat supply tenaga dari sebuah power supply, dimana voltase akan dialirkan melalui sebuah power connector. Seluruh periferal yg terinstal dengan MB akan mendapat pasokan power ini. Dipasaran tersedia berbagai varian power supply, yaitu 250w, 300w atau sampai 500w.
Bagaimana cara kerja Motherboard ?
Ketika sebuah computer dinyalakan (power-on), yg pertama kali berproses adalah chip BIOS yg akan mem-verifikasi komponen yg dipasang sistem PC, seperti type processor, memory, add-on card, dan komponen lainnya. Biasanya semua komponen ini akan dideteksi otomatis oleh BIOS, dan disalin dalam list (daftar) yg dapat dilihat oleh user. BIOS mendapatkan power dari sebuah battere yg berfungsi ketika computer dimatikan (power-off), jadi data yg disimpan pada chip tidak akan hilang. Ketika BIOS selesai memverifikasi informasi dari seluruh komponen yg terinstall, maka tugas akan beralih ke chipset yg mengontrol seluruh device / komponen. Chipset mengatur processor ketika menginstruksikan atau meminta data dari memory, transfer dari memory ke HDD dan komponen I/O yg ada.
Pertamakali system akan mendeteksi OS (System Operasi) yg dipakai, dari sinilah system hardware & software akan terhubung dan bekerjasama. Jika OS dapat dideteksi maka system akan bekerja sebagaimana mestinya. Beberapa macam OS yg umum digunakan adalah Microsoft Windows, Linux atau DOS.
Apa saja yg terdapat pada Motherboard ?
Sebuah motherboard biasanya adalah sebuah multi-layered PCB. Dan sebagaimana umumnya PCB, motherboard berisi jalur sirkuit elektronik kompleks yg membawa sinyal dan voltase untuk menghubungkan setiap komponen yg ada. Jalur sirkuit ini bisa berada pada setiap layer (lapisan) pada motherboard, karena PCB-nya sendiri terdiri dari beberapa lapisan (biasanya minimal 4-8 layer). Tujuan layer sebenarnya adalah untuk membagi jalur tersebut agar komponen yg tidak berkaitan, jalurnya tidak berhubungan karena ditempatkan pada layer yg berbeda (interseksi).
Secara sederhana sebuah MB akan berisi : PCB Utama, Processor Socket /Slot, Memory Slot, PCI Slot, IDE Slot, Chipset, BIOS, I/O Connector (Parallel, Serial, Sound, USB, PS/2), power Connector dan beberapa komponen elektronis lain. Pengertian slot & connector adalah tempat dimana device lain dapat di-instalasikan sesuai standar-nya masing-masing. Misalnya Procesor akan di-instal pada processor socket, memory pada memory socket, Sound-card pada PCI Slot atau Keyboard yg bisa dipasang pada port USB atau PS/2.
apa saja komponen pada motherboard ?
1. BIOS
Singkatan dari Basic Input/Output System. Merupakan kumpulan informasi motherboard dan juga merupakan software berisi perintah-perintah dasar. Fungsi utamanya adalah sebagai sarana komunikasi antara sistem operasi dengan hardware yang terpasang pada motherboard.
2. Bus
Istilah yang menyatakan sistem aliran data yang digunakan hardware yang terpasang pada motherboard untuk berkomunikasi dengan prosesor. Satuan yang digunakan biasanya adalah frekuensi (Hertz) atau lebar bit data.
3. Clock Speed
Istilah ini digunakan untuk menyatakan kecepatan dari sebuah prosesor atau komponen lainnya. Angka clock speed didapat dari perkalian multiplier terhadap FSB. Semakin tinggi clock speed, maka semakin tinggi kinerja yang dihasilkan oleh prosesor atau komponen hardware tersebut. Satuan yang digunakan biasanya adalah megahertz (MHz) atau gigahertz (GHz). Biasanya disebut juga sebagai kecepatan eksternal dari sebuah prosesor.
4. FSB
Singkatan dari Front Side Bus, yaitu bus utama yang menghubungkan antara prosesor dengan chipset motherboard. Satuan yang digunakan adalah megahertz (MHz).
5. Heatsink
Komponen yang diletakkan di atas prosesor. Fungsinya adalah menyerap panas yang dihasilkan saat prosesor bekerja. Biasanya sebuah heatsink dilengkapi sebuah kipas untuk menjaga agar suhu prosesor tetap stabil.
6. Overclocking
Suatu teknik yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja prosesor, memori, atau kartu grafis, dengan cara meningkatkan FSB atau clock speed komponen tersebut. Teknik ini memerlukan sebuah system pendingin khusus pada komponen, karena menghasilkan panas berlebih, di mana panas berlebih ini dapat merusak sistem. PC
Alat input adalah alat yang digunakan untuk menerima input atau masukan dari luar komputer. Input dapat juga disebut energi yang dimasukkan ke dalam suatu sistem. Dalam sistem komputer, input dapat berupa :
* Signal input yaitu data yang dimasukkan dalam sistem komputer.
* Maintenance input yaitu program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan.
Beberapa alat input juga memiliki kemampuan ganda, yaitu sebagai alat input itu sendiri serta berfungsi sebagai alat output untuk menampilkan hasil. Alat input/output yang demikian ini disebut sebagai Terminal
MENGAKSES PERANGKAT I/O
Peraturan sederhana untuk menghubungkan perangkat I/O dengan suatu komputer adalah dengan menggunakan peraturan bus tunggal (dapat dilihat pada Gambar 1.). Bus tersebut meng-enable semua perangkat yang dihubungkan padanya untuk pertukaran informasi. Biasanya pertukaran tersebut terdiri dari tiga set jalur yang digunakan untuk membawa alamat, data, dan sinyal kontrol. Tiap perangkat I/O ditetapkan dengan suatu set alamat yang unik. Pada saat prosessor meletakkan suatu alamat pada jalur alamat, perangkat yang mengenali alamat ini merespon perintah yang dinyatakan pada jalur kendali. Prosessor meminta operasi baca atau tulis, dan data yang direquest dikirim melalui jalur data. Pada saat perangkat I/O dan memori berbagi ruang alamat yang sama, pengaturan tersebut disebut memory mapped I/O.
Perangkat I/O beroperasi pada kecepatan yang sangat berbeda dengan prosessor. Pada saat operator manusia memasukkan karakter pada keyboard, prosessor mampu mengeksekusi jutaan instruksi antar entri karakter yang berurutan. Suatu instruksi yang membaca karakter dari keyboard sebaiknya hanya dieksekusi pada saat karakter tersebut tersedia dalam input buffer antarmuka keyboard. Kita juga harus memastikan bahwa karakter input tersebut hanya dibaca sekali.
ALAT INPUT LANGSUNG
Alat input langsung adalah alat input yang dimasukkan dan langsung diproses oleh CPU, tanpa melewati media lainnya. Alat input langsung ini memungkinkan adanya interaksi langsung pemakai dengan sistem komputer.
1. Keyboard
Beberapa alat input langsung yang menggunakan keyboard untuk memasukkan input secara langsung adalah :
*Teleprinter Terminal (line terminal)
* Financial Transaction Terminal
* Point-of-Sale Terminal (POST)
* OCR (Optical Character Recognition) tag reader, yang digunakan untuk membaca label dibarang
* Bar Code Wand, yang digunakan untuk membaca label barang yang berbentuk kode batang
* Visual Display Terminal
2. Pointing Device
Pointing device digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya pembuatan grafik atau gambar. * Mouse
* Touch Screen
* LightPen
* Digitizer Graphic Tablet
* Trackball, Joystick, dan Touchpad
3. Scanner
* Magnetic Ink Character Recogninition (MICR)
* Optical Data Reader
* Optical Character Recognition (OCR) reader
* OCR tag reader
* Bar Code Wand
* Optical Mark Recognizition (OMR) reader
4. Sensor
* Digitizing Camera
5. Voice Recognizer
ALAT INPUT TIDAK LANGSUNG
Memasukkan input secara tidak langsung berarti data yang dimasukkan tidak langsung diproses oleh CPU, tetapi direkamkan terlebih dahulu ke suatu media machine readable form yang berbentuk simpanan luar.
1.Key-to-Card 2. Key-to-Tape 3. Key-to-Disk
Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user ( pengguna ) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file. Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatentkan oleh Christoper Latham pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan Remington.
Qwerty
Tombol-tombol dalam papan ketik dapat dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu tombol fungsi (function key), tombol alphanumerik (alphanumeric key), tombol kontrol (control key), dan tombol numerik (numeric keypad).
Tata letak ini ditemukan oleh Scholes, Glidden, dan soule pada tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin ketik komersial pada tahun 1905. Alasan digunakannya tata letak QWERTY sebagai tata letak standar mesin ketik (dan sekarang papan ketik pada komputer personal) memang tidak jelas alasannya. Tetapi menurut suatu pemikiran, tata letak QWERTY barangkali dipengaruhi oleh sering tidaknya suatu huruf digunakan.
Seorang yang menggunakan papan ketik bertata letak QWERTY mempunyai kecepatan mengetik yang bervariasi, tergantung apakah mereka sudah terbiasa dengan papan ketik itu atau tidak, dan juga apakah mereka menggunakan cara pengetikan yang benar (dengan 10 jari) atau kah dengan menggunakan cara pengetikan yang sering disebut dengan “jari petruk”, masing-masing satu jari telunjuk pada setiap tangan. Graham Leedham (1991) mengatakan bahwa seorang operator biasanya mempunyai kecepatan pengetikan anrata 80 sampai 90 kata per menit, atau sekitar sampai 600 huruf per menit. Kecepatan ini, disadari atau tidak, memang merupakan keterbatasan kemapuan manusia.
Meskipun tata letak QWERTY sangat luas pemakaiannya, tetapi mempunyai beberapa kelemahan atau ketakefisienan pada penggunaannya. Sebagai contoh, 48 persen dari gerakan di antara tara kunci-kunci yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Dari sekian banyak ketukan yang harus dikerjakan, hanya 32 persen yang dilakukan pada home row, sehingga untuk berbaris-baris yang lain, jari tangan harus melakukan pencapaian yang tentu saja memerlukan usaha yang lebih besar. Pengguna papan ketik dengan tata letak QWERTY mempunyai beban pengetikan tangan kiri sebesar 56 persen, yang lebih cocok digunakan bagi mereka yang kidal.
Kelemahan yang lain adalah bahwa ada kata-kata yang harus diketik oleh tangan sebelah, misalnya ‘sadar’, ‘teras’, dan ‘cara’. Selain itu, jika kita mengetik kata yang banyak mengandung huruf “a”, maka jari kelingking yang paling lemah ternyata harus menanggung beban yang lebih berat.
Dvorak
Dvorak Simplified Keyboard mengambil namanya dari penciptanya, August Dvorak. Aransemen tutsnya disusun berdasarkan frekuensi digunakannya suatu huruf (yang lebih sering digunakan diberikan posisi yang memudahkan penekanan tombolnya), dan dimaksudkan untuk mengurangi rasa lelah dari mengetik. Papan ketik Dvorak ditujukan pada pengguna bahasa Inggris, namun kini beberapa versi untuk pengguna bahasa lain sudah ada.
Sejumlah percobaan menunjukkan bahwa tata letak Dvorak mepunyai efisiensi yang lebih tinggi dibanding dengan tata letak QWERTY kira-kira 10 sampai 15 persen. Hal inilah yang memang diharapkan dengan dikembangkannya tata letak Dvorak ini. Sehingga, tata letak Dvorak ini mempunyai keuntungan utama dalam bentuk mengurangi kelelahan jari-jemari karena adanya faktor ergonomik yang ditambahkan pada tata letak ini.
Teleprinter
Teleprinter atau dalam bahasa Indonesianya disebut printer jarak jauh. Yaitu printer yang tidak menggunakan kabel dalam pengiriman data, tetapi menggunakan teknologi gelombang FM. Dengan teknologi ini, kita tidak lagi dibatasi oleh kabel yang mengharuskan pengiriman data ( keyboard ) sebagai input data dengan printer sebagai outputting data harus berada dalam satu ruangan atau dalam jarak yang dapat dijangkau oleh kabel data. Dengan alat pengiriman yang menggunkan gelombang FM, pencetakan data dapat dilakukan tidak dalam satu ruangan bahkan berada diluar daerah sekalipun, dengan syarat harus memiliki antenna atau pemancar pengirim dan penerima yang memiliki jangkauan yang memadai pula.
Teleprinter merupakan alat komunikasi tertulis elektronik jarak jauh yang dipergunakan pada jasa telekomunikasi dalam bentuk Telex (Teleprinter exchange). Telex merupakan suatu sistem telegrap yang memungkinkan para pelanggan untuk sewaktu-waktu dapat saling berhubungan dengan menggunakan pesawat teleprinter melalui jaringan telegrap. Dengan kata lain, hubungan telex merupakan pertukaran informasi jarak jauh dalam bentuk tulisan.Printer ini tidak menggunakan kabel tetapi menggunakan teknologi gelombang FM.
Teleprinter penerima berfungsi untuk mencetak data hasil kiriman dari teleprinter pengirim.
Teleprinter termasuk jenis terminal tulisan, karena teleprinter ini digunakan untuk mengirim dan menerima data berupa tulisan.
Prinsip Kerja Teleprinter Penerima
Teleprinter penerima terdiri dari HT penerima dan data yang diterima akan diteruskan ke modem untuk mengubah data yang berbentuk gelombang menjadi sinyal analog dan diubah lagi oleh demodulator yang berada di modem menjadi data biner yang kemudian dapat di print oleh printer.
Data pada awalnya dikirim oleh Teleprinter pengirim. Pada teleprinter pengirim, data diinputkan dari keyboard, kemudian data akan masuk ke modem yang akan mengubah data biner menjadi sinyal analog kemudian diteruskan sebagai gelombang untuk dipancarkan pada alat bagaian kedua yaitu Teleprinter penerima.
Perkembangan Teleprinter
Teleprinter berkembang melalui penemuan-penemuan para ahli seperti ; Royal Earl House , David E. Hughes , Edward Kleinschmidt, Charles Krum and Emile Baudot.
Teleprinter mulai digunakan sebagai alat pengirim dan penerima data pada awal 1870-an sebagai metode menampilkan teks dikirim melalui kabel. Pada masa nya, Teleprinter ini sangat banyak digunakan oleh Dunia Per-Bank-an termasuk di Dunia Militer mengingat Teleprinter ini sangat efektif dan akurat dalam pengiriman dan penerimaan berita dan yang paling utama adalah tidak bisa disadap mengingat system operasional Teleprinter ini memerlukan arus kerja yang tertentu sehingga lebih atau kurang sedikit saja data yang diterima, akan menimbulkan masalah (berita yang diterima akan cacad / error).
Bentuk yang paling modern dari perangkat ini sepenuhnya berupa alat elektronik dan menggunakan layar sebagai penampil data yang diterima sebelum dicetak oleh printer.
Jenis-Jenis Jaringan Teleprinter:
Sistem dial-up seperti Telex dan TWX. Sistem ini menciptakan real-time sirkuit antara dua mesin, sehingga apa pun yang diketik pada satu mesin muncul di ujung lain dengan segera.
Message Switching systems. Ini adalah bentuk awal dari e-mail, dikerjakan dengan peralatan elektromekanis.
Broadcast systems, atau”news wires”.
“Loop” sistem, di mana apa pun yang diketik pada setiap mesin pada loop tercetak pada semua mesin
Mouse
Tetikus
Mouse, atau tetikus, adalah suatu pointing device (‘alat untuk menunjuk’). Seperti papan ketik, tetikus juga suatu human interface device yang berinteraksi langsung dengan pengoperasi komputer. Prototipe tetikus untuk komputer pertama telah dibuat oleh Douglas Engelbart pada tahun 1963, namun yang pertama membuat tetikus seperti yang kita kenal sekarang adalah Bill English, untuk Xerox pada tahun 1972. Tetikus baru mulai dikenal untuk digunakan bersama komputer dengan keluarnya Apple Macintosh. Tetikus memiliki fungsi serupa dengan papan ketik, yaitu memasukkan data selayaknya unit input, namun tetikus mengendalikan gerakpointer pada layar sesuai dengan gerak yang dialaminya sendiri secara dua-dimensi pada permukaannya. Tetikus memiliki beberapa fungsi berbeda sesuai dengan kombinasi tombolnya yang ditekan. Desain awal tetikus yang menyertai Apple Macintosh hanya memiliki satu tombol. Kini, yang lazim ditemukan adalah tetikus dengan dua tombol (untuk klik kanan dan kiri); beberapa memiliki tombol ketiga untuk klik tengah atau scroll wheel di antara dua tombol ini. Bahkan, ada desain tetikus yang memiliki jumlah tombol lebih dari ini Tetikus dengan jumlah tombol satu (kiri), dua dengan scroll wheel (tengah), dan delapan (kanan).
Tetikus dengan jumlah tombol satu (kiri), dua dengan scroll wheel (tengah), dan delapan (kanan)
Mouse juga dapat dikatakan merupakan salah satu peranti interaktif yang paling banyak digunakan. Pada sebagian besar pemakainnya, mouse digunakan untuk menempatkan kursor (teks atau grafik) pada posisi tertentu dilayar komputer, mengaktifkan menu pilihan pada suatu program aplikasi, dan bahkan untuk menggambar. Hal ini bisa dilaksanakan dengan adanya peranti pemantau yang ada didalam sebuah mouse. Pada saat operator menggerakkan mouse, informasi tettang posisi dari mouse akan dimasukkan ke komputer, yang selanjutnya komputer akan memindah letak kursor pada posisi yang baru, atau melakukan aktifitas lain sesuai dengan kondisi saat itu.
Mouse tersedia dalam jenis mekanis dan optis. Jika mouse kita balik, kita akan melihat sebuah bola karet yang dapat berputar bebas pada tempatnya. Pada saat mouse digerakkan, bola ini akan digerakkan beberapa sensor yang ada di dalam tubuh mouse. Sensor-sensor inilah yang akan mengubah masukan menjadi informasi yang diperlukan.
Mouse Mekanik
Mouse Optik
Mouse optik terdiri atas dua buah LED (Light Emitting Diode) dan dua buah lensa (photo-transistor) untuk mendeteksi gerakan. Salah satu dari LED akan mengeluarkan cahaya berwarna merah, dan yang lain mengeluarkan cahaya inframerah. Jenis mouse ini memerlukan landasan (pad) khusus yang bisa mengubah warna LED. Landasan khusus tersebut berisi jala-jala yang tersusun tegak lurus. Jika mousebergerak ke satu posisi, cahaya merah akan diserap oleh jala-jala tersebut. Dalam arah yang berlawanan, cahaya infra merahlah yang akan diserap oleh jala-jala yang ada. Banyaknya jalur dalam jala-jala yang dilewati oleh suatu cahaya menentukan arah dan jarak perpindahan dari posisi semula. Dalam pemakaian sehari-hari, mouse mekanislah yang paling banyak digunakan.
Saat ini, selain mouse yang mempunyai kabel untuk dihubungkan ke sistem komputer lewat serial port, di pasaran juga baeredar mouse tak berkabel (corddless mouse), yakni mouse yang tidak berkabel. Mouse yang tidak berkabel ini, juga sering disebut dengan remote mouse, memerlukan kartu khusus yang harus dipasang pada slot di dalam motherboard komputer kita. Dibanding dengan mouse berkabe, mouse tak berkabel berharga lebih mahal dibanding dengan mouse berkabel.
Penggunaan
Secara umumnya (untuk Windows), tetikus memiliki fungsi dasar sebagai
berikut:
Single-click: merupakan fungsi yang paling sering digunakan; dihasilkan dengan menekan tombol klik kiri sekali dan dengan cepat melepaskannya. Single-click digunakan dalam banyak situasi seperti untuk membuka tautan atau men-select sesuatu secara spesifik.
Double-click: dihasilkan dengan menekan tombol klik kiri dua kali berturut-turut dengan cepat (jika tidak, tindakan akan dianggap sebagai dua kali single-click). Biasanya double-click digunakan untuk membuka aplikasi atau dokumen
Klik kanan: dihasilkan dengan menekan tombol klik kanan, yang akan memunculkan menudrop-down dengan beberapa pilihan tindakan yang dapat dilakukan terhadap objek yang diklik, bernama contextual menu.
Seret (drag): atau drag and drop, dilakukan dengan menekan tombol klik kiri pada suatu objek dan menahannya, seraya menggerakkanpointer tetikus ke lokasi lain. Contoh penggunaan ini adalah menyeret ikon suatu dokumen ke Recycle Bin untuk membuangnya
Klik dan seret (click and drag): menggunakan klik dan seret untuk memilih beberapa objek sekaligus. Seret dan klik digunakan dengan menekan tombol klik kiri, kemudian meng-highlight objek yang ingin diseleksi dengan menyeret (menggerakkan tetikus seraya menahan tombol klik kiri) tetikus. Seleksi ini dapat diseret ke lokasi lain setelah tombol dilepas, dengan memilih kembali seleksi tersebut
Klik dua kali: tidak begitu sering ditemui, dan dari segi jeda waktu antara penekanan lebih lama daridouble-click namun lebih singkat dari dua kali single-click. Biasanya digunakan untuk menamai ulang suatu dokumen atau pelipat dengan menklik namanya
Cara Kerja
Pada dasarnya, dari cara kerjanya tetikus dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu mekanik dan optik. Untuk mendeteksi gerakan pada permukaannya, tetikus mekanik menggunakan suatu bola karet yang berada di dalamnya, sementara tetikus optik menggunakan diode/fotodiode.
Mekanik/Optomekanik
Tetikus jenis ini memiliki suatu bola karet yang dapat bergerak ke semua arah pada dasarnya. Bola ini turut bergerak ketika kita menggeserkan tetikus pada suatu permukaan, dan dua sisi dari bola ini bergesekan dengan duaroller yang ada di dalam tetikus.Roller pertama berfungsi untuk mengukur arah gerakan ke sumbu X, sementara yang kedua mendeteksi arah gerakan sumbu Y. Keduaroller ini masing-masing terhubung ke satu piringan yang berlubang, yang turut berputar ketikaroller berputar sebagai konsekuensi gerakan bola karet tetikus. Dengan adanya piring berlubang tersebut, sinar optik akan dipancarkan secara terputus-putus untuk menghasilkan sinyal listrik. Sinyal listrik ini, yang menandakan kecepatan serta jarak gerak tetikus, akan disampaikan ke komputer melalui keping prosesor yang mengubahnya menjadi data yang dikenal komputer.
Optik
Dalam tetikus optik, bola tetikus digantikan oleh diode yang memancarkan sinar LED, yang akan dipantulkan oleh permukaannya ke sensor CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semi-Conductor). Sensor ini akan mengirimkan gambar permukaan yang terus-menerus diambil ke prosesor sinyal digital (DSP), yang akan menganalisanya dan menentukan jarak penggeseran tetikus. Data ini dikirimkan ke komputer, yang akan menggeserpointer pada layar sesuai data tersebut.
Beberapa jenis tetikus optik baru tidak menggunakan diode yang memancarkan cahaya, melainkan sensor inframerah yang bisa lebih akurat dan menghemat tenaga. Ada juga tetikus yang menggunakan diode laser inframerah (bukan LED) yang menaikkan resolusi gambar yang diambil oleh sensor.
Tetikus optik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tetikus mekanik; misal, tetikus optik tidak harus dibersihkan secara rutin, karena tidak akan memerangkap debu di dalamnya. Resolusi pelacakannya juga lebih harus karena bagian di dalamnya tidak harus bergerak. Akan tetapi, tetikus optik kadang terhambat kerjanya oleh permukaan transparan atau reflektif.
Bola karet pada tetikus mekanik (kiri) dan sensor CMOS pada tetikus optik (kanan), yang mendeteksi gerakan tetikus
Output Device
Output Device adalah peralatan yang digunakan untuk melihat atau memperoleh hasil pengolahan data / perintah yang telah dilakukan oleh komputer. Contoh-contoh output Device adalah :
1. Monitor
Monitor merupakan alat output yang paling umum dan berfungsi untuk melihat hasil pengolahan data pada layar, baik berupa karakter, gambar maupun warna. Secara umum, monitor terbagi atas : - CRT (Cathode Rays Tube) - LCD (Liquid Crystal Display)
-LED (Liquid Emmiting Display)
2. Printer
Printer berfungsi untuk mencetak output yang dikeluarkan oleh Process Device. Secara garis besar, printer terbagi atas 3 bagian, yaitu : - Printer Dot Matrix - Printer Inkjet - Printer Laser Jet
3. Plotter
Plotter secara prinsip memiliki fungsi yang sama dengan printer. Yang membedakan secara umum adalah ukuran dan peruntukan dari plotter tersebut. Plotter mampu mencetak pada kertas dengan ukuran A0, dan biasanya digunakan untuk mencetak peta dan gambar ukuran besar lainnya.
4. Speaker
Fungsi speaker pada komputer sama dengan fungsi speaker pada perangkat audio sistem. Yang membedakan secara garis besar hanyalah pada ukurannya. Speaker pada komputer dibuat seefisien mungkin agar tidak terlalu memerlukan banyak tempat.
5. Infocus
Infocus merupakan alat output berfungsi untuk menampilkan gambar/visual hasil pemrosesan data.
Infocus memerlukan obyek lain sebagai media penerima pancaran singnal-signal gambar yang
dipancarkan, biasanya dinding putih,whiteboard, ataupun kain/layar putih yang dibentangkan.
6. Magnetic Disk dan Magnetic Tape
Alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media